Ayah,,,,,,,,,

Ref:- “The Wonder Of Dad”, Phillys Hobe

Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya,
menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak
tergantung pada siapapun – dan (tapi) selalu
membutuhkan kehadirannya.

Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu
sukai.
Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika
kamu masih kecil,
tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika
kamu sudah besar.
Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang
selalu memotret.
Ayah selalu tepat janji!

Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang
teman, meskipun
ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih
menyenangkan.
Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu
selama bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan,
karena ia tetap ingin kamu main kereta api itu.
Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya
pergi bermain
dengan teman-teman mereka, karena dia sadar itu adalah
akhir masa kecil
mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa
ibumu hamil
(mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai
membuat revisi.
Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan
diapun bisa
meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil,
seperti mengapung
di atas air setelah ia melepaskannya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi
ia membantu kamu
mencarinya.
Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata
teman-temanmu dia
tampak lucu dan menyayangi.
Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai
menipis….jadi dia menyalahkan tukang cukurnya
menggunting terlalu banyak di puncak kepala *_~
Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski
telah memutih, agar
kau bisa “melihat” para malaikat bergelantungan di
sana dan agar kau selalu bisa mengenalinya.
Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR,
kecuali PR matematika
terbaru.
Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur
hidup
Ayah benar-benar senang membantu seseorang… tapi ia
sukar meminta
bantuan.
Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke
bengkel, karena ia
merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan
ilmiah.
Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri,
dan hanya dia
sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan
persamaan-persamaan rumit
itu.
Dan hasilnya?… .mmmmhhh…” tidak terlalu
mengecewakan” ^_~
Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu – satunya
dalam keluarga yang
dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill. *_~
Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih
muda, tapi ia
bisa belajar dengan cepat.

Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul
untuk makan
malam…walaupun harus makan dalam remangnya lilin
karena lampu mati.
Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup
tinggi untuk
membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan
mengangkatmu di bahunya,
ketika pawai lewat.
Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi
ia tidak akan
tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi
dia tidak mau
memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia
akan menyatakan rasa
tidak setujunya.
Ayah percaya orang harus tepat waktu, karena itu dia
selalu lebih awal
menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk
mengantarkanmu
di hari pertama masuk sekolah

AYAH ITU MURAH HATI…..
Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa
memberikan apa yang
kamu butuhkan…. .
Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater
kesayangannya. ….
Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan,
dan ia akan
menghabiskannya kalau kamu tidak suka…..
Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya,
kalau kamu ingin
bicara…
Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar
spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah
membantunya menghitung berapa banyak kerutan di
dahinya….
Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu
untuk menghentikan
kebiasaan merokoknya.. ..
Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan
merengkuhkan tangannya
di sekeliling beban itu….
Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu”
Ketika ia ingin berkata ,,tidak”
Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat
merah padam ketika
anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin.
Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika
anak lelakinya
kepergok menghisap rokok di kamar mandi.
Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit
resiko asal kamu
sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan”
Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia
melihatmu melakukan
sesuatu persis seperti caranya….
Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada
prestasinya sendiri….
Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu
pergi merantau
meninggalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk
mungkin ia tidak
akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah mengira seratus adalah tip..
Seribu adalah uang saku..
Gaji pertamamu terlalu besar untuknya…
Ayah tidak suka meneteskan air mata ….
ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis
untuk pertama kalinya,
dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari
matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)
Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk
mengusir rasa
takutmu…ketika kau mimpi akan dibunuh monster…
tapi…..ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa
tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya
di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

Kalau tidak salah ayah pernah berkata : “kalau kau
ingin mendapatkan
pedang yang tajam dan berkualitas tinggi, janganlah
mencarinya di pasar
apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung
dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman
dalam hidupmu, jika kau ingin
mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan
pesanlah pada Yang
Menciptakannya”

Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan:
“jadilah lebih kuat dan
tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak
wanita yang
lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk
menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah
ku beri padamu”

Dan untuk masa depan anak gadisnya Ayah berpesan:
“jangan cengeng
meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari
kecilku dan bidadari
terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak, pilihlah
laki-laki yang lebih bisa
melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan
pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu”

Ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus
bersikap lebih baik
daripada kamu dulu….
Ayah bisa membuatmu percaya diri…
karena ia percaya padamu…
Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia
hanya mencoba
melakukan yang terbaik….
Dan terpenting adalah…
Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Alloh,
bahkan dia akan
membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai
cintaNya, karena
diapun mencintaimu karena cintaNya.

Jazakallah bil jannah untuk setiap peluh yang kau
teteskan, untuk
setiap kerut dahimu yang tak sempat kuhitung, untuk
setiap jaga
sepanjang malam ketika aku sakit dan ketika kau
merindukanku, untuk
tumis kangkung paling lezat sedunia, untuk tempat
duduk terbaik di bahumu yang begitu kekar ketika aku
ingin melihat pawai, untuk tetes “air mata laki-laki”
yang begitu mahal ketika kau khawatirkan aku,
untuk kepercayaanmu padaku, meski seringkali ku
khianati.
Tak akan pernah bisa terbalas segalanya, kecuali
dengan
…….jazakallah bil jannah, “semoga Alloh mengganti
semuanya dengan syurga, semoga bisa kubayar dengan
syurga yang Alloh beri, semoga…… ..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: